5 Alasan Kenapa Masyarakat Indonesia Suka Dengan Hal Mistis

5 Alasan Kenapa Masyarakat Indonesia Suka Dengan Hal Mistis

Posted on

Exojol.com – Dengan keberagaman suku, agama, serta budaya sosial menciptakan daya tarik tersendiri bagi Bangsa Indonesia. Namun ada beberapa hal yang menarik jika bicara mengenai hal mistis.

Kedekatan masyarakat Indonesia dengan hal mistis sudah ada sejak dulu. Bahkan di zaman yang serba modern dan canggih saat ini tidak menjadikan hal-hal yang sarat akan hal mistis menghilang. Justru di era modern saat ini hal mistis memiliki keunikan tersendiri bagi setiap orang. Mulai dari hal ghaib, supranatural, horor, mitos, klenik, maupun kepercayaan lainnya yang masih di anggap tabu.

Sejak berabad-abad lalu, hingga saat ini. Banyak sekali hal yang menyangkut dengan mistis, walaupun mungkin ada sebagian yang mulai tidak mempercayainya. Perpaduan dengan sikap rasional yang semakin bertumbuh karena perkembangan zaman, saya jadi penasaran mengenai hal ini. Karena memang sebagian besar hingga saat ini hal yang berbau mistis masih menjadi melekat pada masyarakat Indonesia. Percaya atau tidak, berikut beberapa alasan mengapa hal mistis masih melekat di tengah warga Indonesia.

1. Kepercayaan yang sempat terwujud

Kepercayaan animisme yang sempat terwujud menjadikan sebuah cerita panjang yang tiada habisnya. Tingkat kepercayaan yang jauh berbeda dengan saat ini, sulit untuk dibandingkan dengan ratusan tahun yang lalu. Percaya dengan hunian supranatural, dengan benda-benda ghaib, menghormati objek tertentu, dsb. Ketika kepercayaan secara tidak sengaja benar-benar terjadi, maka akan menjadi sebuah cerita yang menarik dan panjang. Bahkan menjadi sebuah cerita dari bibir ke bibir.

Terus terang, saya pribadi juga percaya bahwa pada zaman dahulu banyak sekali orang-orang yang memiliki ilmu tinggi, sakti, hingga bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya hanya dalam waktu sekejap mata. Namun dengan tingkat kepercayaan yang tinggi, seperti untuk zaman sekarang menjadi sebuah hal yang tidak mungkin rasanya. Ketika anda mempercayai sesuatu hal, dan kebetulan terjadi, maka itu akan membentuk sebuah kepercayaan yang bersifat terus-menerus.

2. Pola didik yang memiliki kesamaan

Setiap orang tua pasti memiliki pola didik yang berbeda-beda terhadap anaknya. Namun satu hal yang memiliki kesamaan dalam hal mendidik, yaitu mengenai penyampaian yang dimaksudkan dengan tujuan ‘melarang’, atau tidak boleh dilakukan. Dimana tujuan lainnya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada anaknya. Dengan kalimat-kalimat yang terdengar tidak nyambung, tidak masuk akal, serta bentuk dari sebuah perumpamaan. Tanpa disadari sebagian besar akan teringat setelah beranjak dewasa.

Misalnya, tidak boleh duduk di depan pintu, nanti rejeknya seret. Tidak boleh di luar atau bermain ketika maghrib, nanti di culik hantu. Banyak contoh lainnya yang mungkin pernah kamu dengar. Hal tersebut sebenarnya hanya pola didik, atau lebih sederhananya adalah merupakan sebuah cara bagi para orang tua zaman dahulu untuk mencegah anaknya tidak berperilaku yang menyimpang, patuh, serta disiplin. Namun karena menggunakan perumpamaan yang dikaitkan dengan hal mistis, maka bukanlah hal yang mudah untuk menghilangkan beragam kepercayaan tersebut. Faktanya, sekalipun kita menyebutnya dengan takhayul atau mitos, namun masih banyak yang mempercayainya.

3. Memacu adrenalin

Adrenalin akan terpacu ketika kamu sedang berhadapan dengan hal mistis. Bahkan, sekalipun hanya bercerita mengenai hal mistis, setiap orang akan merasakan adrenalin yang berbeda. Nah, karena terpacunya adrenalin tersebut banyak orang yang justru penasaran dan ingin membuktikan kebenarannya. Misalnya, saya takut nonton film horor, apalagi kalau sendirian. Solusinya, saya akan mencari teman untuk menonton film horor. Kemudian suatu saat saya ingin mencoba dan membuktikan bahwa saya berani nonton film horor sendirian.

Rasa penasaran dan ingin mencoba menjadi salah satu penyebab yang bisa dijadikan suatu sebab mengapa hal mistis masih menjadi hal yang menarik bagi kita.

4. Budaya dan tradisi

Kebudayaan yang masih menjadi tradisi berbagai daerah di Indonesia memiliki keunikan tersendiri. Wajar tradisi yang masih dilakukan hingga saat ini menjadi sebuah kepercayaan yang akan berhubungan dengan hal mistis.

Misalnya seperti tradisi Omed-omedan di Bali yang dilakukan sebagai bentuk kegembiraan setelah dilaksanakannya perayaan Hari Nyepi. Atau seperti tradisi Tinggoro Tedong di Toraja yang merupakan serangkaian upacara kematian khas orang Toraja yang mempertontonkan penyembelihan kerbau dengan cara satu kali tebas. Dan banyak tradisi unik lainnya di belahan Indonesia lainnya yang dipercaya akan menjadi penolak bencana atau sebagai wujud rasa terima kasih.

5. Perkembangan dan kecanggihan teknologi

Inilah yang menjadi salah satu hal paling menarik bagi saya. Semakin berkembangnya teknologi saat ini justru tidak menghilangkan hal-hal berbau mistis di tengah masyarakat. Jika zaman dahulu hanya mendengar dari mulut ke mulut, berbeda dengan zaman sekarang. Kamu bisa menemukan hal apapun hanya menggunakan jemari kamu. Ya, banyak sekali hal unik tentang mistis bersebaran di dunia maya. Mulai dari penampakan kuntilanak, penampakan makam keramat, pembuktian benda sakti, penarikan benda keramat, dan masih banyak lainnya. Kamu bisa mendapatkan beragam informasi tersebut dengan membaca atau menonton yang bertebaran di media sosial. Walaupun ada cerita yang sebenarnya atau di dramatisir, hingga video horor setingan, tetapi tetap banyak yang merasa tertarik untuk menontonnya yang akan menjadikan cerita mistis menjadi tetap kental di Indonesia.

Gravatar Image
Hey, I'm writing everyday, SEO lover, and Noob Blogger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *