Gara-gara kembalian kurang 200 perak driver ojol ini mengalami Putus Mitra

Gara-gara Kembalian Kurang 200 Rupiah, Driver Ojol ini Kena Putus Mitra!

Posted on

Exojol.com – Beragam tanggapan positif dan negatif dalam setiap layanan menjadi hak bagi penggunanya. Tetapi bagaimana jadinya, jika hanya karena driver ojol kurang 200 rupiah saat memberikan kembalian lantas mendapatkan rating / bintang 1 dengan kalimat yang berujung mengakibatkan PM alias Putus Mitra.

Sangat ironis rasanya memang, tapi itulah faktanya. Hal ini dialami oleh salah satu driver ojol yang mendapatkan orderan, dan ternyata si customer tersebut adalah tetangganya sendiri. Apakah mereka memiliki hubungan yang kurang baik, punya dendam pribadi, atau hal lain yang bisa dijadikan alasan mengapa tetangganya itu justru memberikan rating serta komentar buruk hingga mengakibatkan driver jadi Putus Mitra.

Kronologi kejadian :

Kronologi kejadian ini bermula ketika si driver mendapatkan order GoMart. Ketika dia sampai di rumah customer dan mengantarkan pesanannya, si customer memberikan uang sejumlah 200rb. Jumlah uang tunai yang harus di bayar oleh customer adalah Rp.124.800. Karena tidak memiliki uang pecahan 200 rupiah, lalu si driver memberikan uang kembalian sejumlah Rp.75.000.

Dalam menjalankan orderan tersebut, padahal si driver sudah mengeluarkan uang parkir sejumlah 2rb dan tidak memintanya kepada si customer. Lalu setelah memberikan uang kembalian sejumlah 75rb tersebut, si driver pergi dan menyelesaikan orderan tersebut melalui aplikasi di hp-nya.

Sejak saat itu, si driver tidak mendapatkan orderan sama sekali. Dan ketika ia cek menu rating dan komentar melalui aplikasi drivernya, ternyata ia mendapatkan rating buruk. Dia mendapatkan bintang 1 dengan komentar, “Pesanan sudah di antar sesuai aplikasi tapi uang kembaliannya kurang 200 rupiah”.

Informasi mengenai hal ini, termasuk kronologinya, saya dapatkan dari instagram si driver. Sesuai dengan gambar yang terdapat di atas.

Pesan moral yang bisa di ambil dari kejadian ini :

“Uang memang bukanlah segalanya, tetapi tanpa uang kita tidak bisa membeli segalanya yang dibutuhkan”. Begitupun dalam hal pelayanan di bidang jasa, khususnya dunia ojek online. Beragam kemungkinan bisa saja terjadi, sekalipun anda dalam posisi sebagai driver, maupun customer.

Kita tidak akan pernah mengetahui setiap perjuangan para driver saat menjalankan setiap orderannya. Bahkan, mungkin kamu juga tidak tahu bahwa sebenarnya kondisi para driver saat ini adalah sedang dalam masa-masa sulit. Karena ditiadakannya sistim bonus, jadi memang yang diandalkan oleh para driver (khususnya Gojek) adalah dari argo / ongkos kirim setiap order yang didapatkan. Kamu tidak akan pernah tahu, seberapa besar tanggung jawab setiap driver bagi keluarganya, atau berapa orang yang harus dinafkahi oleh si driver. Intinya, setiap driver ojek online adalah pejuang keluarga yang mencoba mencari nafkah dalam kondisi yang penuh ketidakpastian saat ini.

Alangkah indahnya bila kita saling menghargai, saling berempati, serta saling memberikan semangat dan doa. Dalam hal apapun! Karena driver membutuhkan customer, begitupun sebaliknya. Inilah konsep dari terjadinya transaksi dalam dunia jasa transportasi online.

Kesimpulan :

Walaupun kabarnya kasus “Gara-gara kembalian kurang 200 perak,driver ojol ini mengalami Putus Mitra!” ini sudah di klarifikasi dan si customer juga sudah minta maaf, semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga. Karena saya yakin, ini bukanlah kasus pertama dan satu-satunya.

Tapi dengan mengetahui arti pentingnya rating bagi driver ojek online, para pengguna jasa transportasi online bisa lebih bijaksana. Setiap rating dan komentar kamu selalu berada dalam pantauan sistim yang tak kenal belas kasih.

Baca juga : Ini alasan kenapa ojol sering menjadi korban ‘Prank’

Gravatar Image
Hey, I'm an Betta lovers. Tryin' to writing everyday, SEO lover, and Noob Blogger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *