Ini 8 Hal Mengenai Suka Dukanya Menjadi Driver Ojek Online

Ini 8 Hal Mengenai Suka Dukanya Menjadi Driver Ojek Online

Posted on

Exojol.com – Dunia teknologi memberikan beragam dampak tersendiri bagi jasa transportasi online, terutama dalam hal ini adalah dampak sosial. Mulai dari penggunanya sendiri, ataupun pengemudi.

Beragam manfaat yang bisa dirasakan terhadap perkembangan dunia digital, salah satunya adalah transportasi daring. Saat ini hanya di dominasi oleh 2 pemain besar meskipun mereka sama-sama kental dengan background warna hijaunya. Gojek dan Grab memiliki pelanggan masing-masing yang setia dengan setiap layanan yang mereka tawarkan. Mulai dari jasa pengantaran penumpang, pengiriman barang dan makanan, serta kebutuhan rumah dan medis.

Sejak awal berdirinya layanan transportasi online hingga saat ini, kalau di lihat dari perkembangan bisnis mereka mengalami banyak sekali pengembangan,  terutama dalam hal layanan serta sistim pembayaran. Saling berperang diantara kedua perusahaan tersebut untuk mendapatkan hati konsumen, seiring berjalannya waktu mereka juga terus semakin fokus dengan pengembangan sistim pembayaran masing-masing yang mereka miliki. Gojek, dengan Gopay-nya, sedangkan Grab dengan Ovo.

Kemudian akhirnya, pengemudi juga merasakan dampak yang berbeda jika dibandingkan dengan awal-awal perusahaan transportasi online tersebut berdiri. Jika kamu memiliki pandangan bahwa pengemudi ojek online itu banyak duitnya, mungkin itu dulu. Berbeda jauh dengan 2 tahun belakangan ini.

Karena itu, saya yang secara tidak sadar ternyata sudah hampir 4 tahun menjalani profesi sebagai pengemudi ojek online ingin berbagi mengenai kelebihan dan kekurangan atau suka duka menjadi pengemudi ojek online di tahun 2020 saat ini.

Berikut sukanya, atau kelebihan menjadi driver Ojek Online

1. Mendapatkan penghasilan

Setiap orang yang bekerja sudah pasti berharap untuk mendapatkan penghasilan. Dengan bermodalkan kendaraan bermotor roda dua, SIM C, KTP , SKCK yang masih berlaku, serta memiliki ponsel dengan RAM berukuran 2GB yang memiliki koneksi internet, itu menjadi modal bagi setiap driver untuk mendapatkan penghasilan sebagai ojek online. Syarat-syarat tersebut adalah langkah awal ketika baru daftar menjadi ojek online agar bisa diterima dan aplikasinya berstatus aktif. Mencari order, dan akan mendapatkan penghasilan dari setiap order yang telah diselesaikan.

2. Mendapatkan rejeki yang tak terduga

Selain mendapatkan penghasilan, ternyata tidak sedikit dari para customer yang berhati besar untuk menyisihkan rejeki mereka dan memberinya pada driver. Baik itu berupa uang tunai, melalui dompet digital, hingga berbentuk barang. Walaupun sifatnya tidak mutlak alias selalu mendapatkan tip dari customer, tetapi menurut pengalaman saya sampai saat ini, 4 dari 10 customer selalu melakukan hal ini. Baik itu anak sekolah, mahasiswa, ibu-ibu atau bapak-bapak, ataupun pekerja kantoran. Ya rasanya kalau dapat tip bagi saya Alhamdulillah banget..

3. Jam kerja bisa di atur sendiri

Bekerja sesuai tanpa waktu yang terikat menjadi salah satu kelebihan yang dirasakan oleh pengemudi ojol. Pagi jalan, siang istirahat, sore mulai narik lagi. Keluar siang, pulang tengah malam. Keluar sore, balik ke rumah pagi. Pagi kerja, pulang kerja sore trus narik sampai malam. Setiap driver memiliki masing-masing trik tersendiri untuk bekerja. Karena itu, jam kerja yang fleksibel atau bisa di atur sendiri menjadi salah satu kelebihan sebagai driver ojol.

4. Banyak bertemu orang baru

Setiap order yang didapatkan hampir sebagian besar selalu orang yang berbeda. Jadi, dengan bertemu orang baru, saya mendapatkan pengalaman, pengetahuan, dan wawasan baru. Terutama untuk belajar memahami setiap karakter mereka, mulai dari saat awal bertemu, hingga ketika ngobrol sepanjang perjalanan saat mengantar mereka menuju lokasi tujuan.

5. Banyak teman

Berawal dari teman, lalu akhirnya berasa memiliki saudara baru. Walaupun tidak memiliki hubungan keluarga secara langsung, tetapi pertemanan dalam dunia ojek online memiliki atmosfir yang berbeda. Terus terang, saya menganggap ini anugerah. Dapat teman baru, akhirnya berasa seperti saudara hanya karena awalnya ngobrol di pinggir jalan ketika nunggu order.

6. Jadi banyak tahu jalan

Mobilitas menjadi syarat mutlak menjadi seorang driver ojek online. Karena kita awalnya akan di tuntut untuk terus menjelajah dari satu tempat yang menurut kita asing ketika menjalankan order. Dari yang awalnya tidak tahu jalan, tidak tahu daerah, tapi akhirnya justru di luar kepala. Bahkan setiap lubang jalan saja kadang kita hafal ada dimana karena tingginya frekuensi hilir mudik di jalan.

7. Mengetahui cara mengemudi kendaraan bermotor dengan benar

Sudah menjadi kewajiban, baik Gojek ataupun Grab, bagi para mitranya mengerti dan memahami Prosedur Standar untuk Perusahaan ketika memberikan pelayanan bagi setiap pelanggannya. Oleh karena itu, setiap driver akan wajib mengikuti training berkendara dengan benar dan aman. Training tersebut akhirnya diterapkan dan menjadi suatu kebiasaan bagi si driver. Yang awalnya tidak tahu, jadi tahu. Terutama bagaimana cara berkendara yang aman dan nyaman.

8. Lebih strong menghadapi realita kehidupan

Kehidupan di jalan akan membentuk karakter tersendiri, terutama dalam hal kepribadian. Beragam cerita dan pengalaman yang didapatkan selama hidup di jalan, secara perlahan membuat saya lebih memahami arti realita kehidupan. Ini akan terbentuk ketika kamu semakin sering menemukan beragam kisah maupun pengalaman sesama rekan ojol lainnya mengenai kebahagiaan dan duka.

Itu dia 7 kelebihan menjadi driver ojol yang bisa kamu ketahui untuk menambah wawasan. Berikutnya, saya akan membagikan kekurangan atau dukanya menjadi driver ojol.

Dukanya menjadi driver Ojek Online

1. Penghasilan tidak tetap

Pendapatan bersifat harian merupakan duka yang paling utama bagi driver ojol. Kondisi tingkat ketersediaan order, kondisi akun yang berbeda, hingga sistim yang bersifat abstrak dan selalu berubah menjadikan setiap driver akan merasakan ketidak pastian dalam hal pendapatan. Jadi kalau bicara mengenai hal ini, intinya meskipun dalam kondisi normal ada rata-rata pendapatan, tapi jangan kaget kalau ternyata pendapatannya sangat jauh di bawah rata-rata. Dan bahkan bisa tidak mendapatkan penghasilan sama sekali alias Nol.

2. Di nilai kurang mapan

Status ‘mitra’ yang diberikan oleh perusahaan pada driver ujung-ujungnya menciptakan cara pandang yang berbeda-beda bagi setiap orang. Jangan kaget jika kamu ngobrol dengan seseorang (baik itu orang lain atau keluarga), dan tiba-tiba cara ngobrolnya berbeda setelah mereka mengetahui bahwa pekerjaan anda adalah sebagai ojek online. Ya, menurut saya strata sosial bagi seorang pengemudi ojek online semakin kesini semakin rendah. Bisa jadi karena pendapatan yang bersifat harian menjadi salah satu sebabnya. Profesi sebagai ojol di nilai terlihat kurang greget bila dibandingkan dengan status pekerja tetap.

3. Harus sabar

Orang sabar di sayang Tuhan, begitupun dalam dunia per-ojolan. Sabar nunggu order walau sudah mencoba kesana kemari, dan juga harus sabar melayani penumpang, sabar saat mengantri membelikan pesanan customer. Dalam keadaan tertentu, adakalanya anda akan dituntut super sabar. Sepertinya harus tidak ada batasnya, bagi yang pernah merasakannya saya rasa mereka sudah paham.

4. Kena caci maki oleh customer

Nah ini dia, masih berhubungan dengan poin sabar di atas. Caci dan makian bukanlah suatu hal yang mustahil saat menjalankan order. Mulai dari menghadapi customer yang bawel, customer yang sangat kurang peka, hingga customer yang tidak tahu rasa berterima kasih. Padahal, kesalahan yang terjadi sebenarnya bukanlah kesalahan kita. Bisa jadi faktor eksternal hingga akhirnya kita secara tidak sengaja melakukan kesalahan, atau memang sebenarnya bukanlah kesalahan kita sebagai driver. Ujung-ujungnya, caci maki adalah nada sumbang yang harus diterima oleh driver.

Baca juga : Kriteria customer yang di benci driver ojol

5. Penilaian hasil pelayanan tidak sebanding dengan kenyataan

Transportasi daring merupakan layanan yang bergerak di bidang jasa. Ketika dari awal memulai dan menyelesaikan order, semuanya tidak selalu berbuah manis. Rasanya sudah menjalankannya dengan ikhlas segenap hati, tapi ternyata berujung getir. Biasanya ini dirasakan ketika saya mendapatkan feed back atau rating yang dirasa kurang sesuai. Bintang 1, 2, 3, atau 4 sesekali masih ditemui. Setelah saya introspeksi diri, kayanya saya nggak pernah melakukan kesalahan seperti apa yang dikomentari oleh customer tersebut. Yah, AutoKacau pikiran jadinya setelah merasa tidak sebanding dengan apa yang saya lakukan dan dapatkan.

Baca juga : Ini alasan kenapa rating itu penting bagi driver ojol

6. Panas dan hujan jadi teman

Mencari nafkah sebagai driver ojol harus tahan banting. Saat kondisi panas ataupun hujan bukanlah halangan. Seperti apapun caranya untuk menyiasati hal ini tetapi seakan panas dan hujan menjadi dua hal yang harus diterima, karena kamu tiba-tiba saja bisa bertemu hujan di tempat lain saat sedang menjalankan order, begitupun sebaliknya.

7. Resiko besar

Bergelut dengan panas atau hujan, debu atau kerikil di jalanan, kendaraan yang melintas tanpa perhitungan, hingga truk besar yang harus dilewati menjadi sebuah resiko besar yang harus diterima oleh pengemudi ojek online. Saat menjalankan order, saat itu pula resiko besar sedang mengintai. Oleh karena itu, profesi sebagai pengemudi ojek online menurut saya termasuk ke dalam salah satu pekerjaan yang memiliki resiko besar. Baik dari segi nyawa, serta kesehatan dalam jangka panjang.

8. Bukan untung, justru malah buntung

Jika kurang mengerti prosedur sebelum menjalankan order, bukannya mendapatkan penghasilan tapi malah rugi. Beberapa kali saya mengalami hal ini, hingga akhirnya saya mengalami kerugian. Jangan kaget bila anda mengalami kerugian yang diakibatkan oleh order fiktif, terutama dalam pemesanan makanan, jumlah uang yang dibayarkan oleh customer kurang, atau mendapatkan uang yang ternyata tidak bisa digunakan / sobek dari customer.

Itu dia 8 hal mengenai suka duka bagi seorang driver ojek online yang perlu kamu ketahui. Walaupun perubahan terbesar yang saat ini dirasakan adalah dari segi penghasilan, namun suka duka di atas menjadi sebuah pelajaran berharga yang bisa dipahami sehingga bisa lebih bijaksana dan lebih baik lagi.

Gravatar Image
Hey, I'm writing everyday, SEO lover, and Noob Blogger.

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *